Jumat, 25 Maret 2011

Rekrutmen CPNS 2010 Bermasalah | Visijobs

Rekrutmen CPNS 2010 Bermasalah | Visijobs

(Visijobs-News) - Badan Kepegawaian Negara mencatat sebanyak 11 provinsi dan 47 kabupaten/kota di Indonesia bermasalah dalam seleksi penerimaan CPNS 2010 disebabkan adanya kecurangan. "Khusus di Kalbar, hanya di Kabupaten Kubu Raya," kata Deputi Pengendalian Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bambang Chrysnandi di Pontianak, Kamis.

Ia menambahkan, ada beberapa daerah yang harus melaksanakan tes ulang seleksi penerimaan CPNS tahun 2010. "Ada tiga daerah, yakni Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, di Sulawesi Utara," kata dia.

Ia melanjutkan, pelanggaran yang ditemui dari berbagai kasus rekrutmen terutama karena lulusnya calon padahal peringkatnya dibawah. Dalam penentuan kelulusan, berdasarkan peringkat dari hasil seleksi. "Misalnya ada 10 lowongan di satu formasi, maka 10 calon yang mempunyai nilai tertinggi yang dinyatakan lulus," kata dia.

Namun, ujar dia, dalam beberapa kasus, nama yang seharusnya ada di peringkat 10, ternyata tidak tercantum, malah yang di nomor urut 20 yang lulus. Ia menegaskan, dalam melakukan penilaian hasil tes, menggunakan sistem komputerisasi sehingga akurasinya dapat diandalkan.

Kepala Kantor Regional Lima Badan Kepegawaian Negara, Haryo Danargono mengatakan, dalam seleksi CPNS, prinsip objektivitas, transparansi (diumumkan via media massa atau elektronik, website), sesuai kompetensi, zero KKN, dan gratis alias tak dipungut biaya menjadi syarat utama. Pelamar pun diminta mengirimkan lamaran via pos untuk menghindarkan kontak dengan panitia.

Haryo Danargono mengatakan, masyarakat berhak untuk mengetahui hasil dari masing-masing peserta seleksi sehingga kemungkinan terjadinya penyimpangan dapat diminimalisasi.


Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Gaji Pokok Jenderal TNI dan Polri Naik Jadi Rp 4,2 Juta | Visijobs

Gaji Pokok Jenderal TNI dan Polri Naik Jadi Rp 4,2 Juta | Visijobs

(Visijobs-News) - Kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI dan Polri hampir merata sekitar 10-15%. Jenderal TNI dan Polisi pun ikut menikmati kenaikan gaji pokok mulai 1 April 2011.

Ini tersirat dalam surat edaran Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian yang dikutip, Jumat (25/3/2011). Dalam surat edaran bernomor S-9/PB/2011, mulai 1 April 2011, pembayaran gaji PNS, anggota TNI/Polri pembayaran gaji bulan April 2011 sudah menggunakan besaran gaji pokok baru. Di April, akan ada rapelan kenaikan gaji yang diterima karena kenaikan harusnya mulai Januari 2011.

Untuk PNS, kenaikan gaji dinikmati mulai dari PNS golongan Ia sampai golongan IVe, yang rentang besaran gaji pokoknya baru adalah Rp 1,175 juta/bulan hingga Rp 4,1 juta/bulan. Untuk TNI, kenaikan gaji pokok dinikmati oleh anggota TNI golongan I (Tamtama) hingga golongan IV di tingkat perwira tinggi sekelas Jenderal Laksamana Marsekal.

Anggota TNI golongan I (Tamtama) ini gaji pokoknya menjadi paling rendah Rp 1,23 juta/bulan hingga paling tinggi 2,134 juta/bulan. Besarannya tergantung pada pangkat dan lamanya bekerja. Untuk Jenderal, besaran gaji pokoknya berkisar Rp 3,749 juta/bulan hingga Rp 4,2 juta/bulan, tergantung dari lamanya masa bekerja.

Pegawai Polri juga demikian, kenaikan gaji pokok didapat oleh anggota Polri golongan I atau terendah, hingga setingkat Jenderal atau golongan IV. Untuk golongan I gaji pokoknya adalah Rp 1,2 juta/bulan dan tertinggi Rp 2,134 juta/bulan tergantung masa kerja.

Sementara Jenderal polisi, gaji pokoknya adalah Rp 3,749 juta/bulan hingga Rp 4,2 juta/bulan tergantung oleh lamanya masa kerja.


Berita ini ditayangkan di http://www.visjobs.com/beta

Empat Ribu Pekerja Newmont Mulai Ketar-ketir | Visijobs

Empat Ribu Pekerja Newmont Mulai Ketar-ketir | Visijobs


(Visijobs-News) - Sebanyak 4.000 karyawan PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mulai resah, begitu mengetahui rencana penutupan operasional tambang oleh Pemkab Sumbawa Barat mulai 19 April. Mereka mengaku sebagai pihak yang terkena dampak pertama kali jika penutupan itu benar-benar terjadi.

"Kami para pekerja mengetahui rencana penutupan itu hari ini. Jujur saja, hampir semua kami sudah mulai resah," kata Irwan Gozali, Sekretaris Serikat Pekerja PTNNT melalui sambungan telepon.

Ia mengungkapkan, sepanjang hari ini ketika karyawan berkumpul istirahat dan makan siang di lokasi tambang Batu Hijau, pembicaraan mereka didominasi ancaman penutupan operasional tambang. "Psikologis kami mulai terganggu saat bekerja. Kami tidak tenang. Tapi kami belum tahu dampaknya secara internal perusahaan," katanya.

Karyawan PTNNT saat ini kata Irwan, mencapai 4.000 orang. Selain mereka, di lokasi tambang juga bekerja karyawan rekanan PTNNT yang jumlahnya tak kurang dari 3.000 orang. Yang membuat karyawan kian resah, Pemkab Sumbawa Barat selalu merealisasikan ancamannya, kendatipun banyak pihak yang menyebut Pemkab tak memiliki landasan hukum.

Januari lalu, Pemkab Sumbawa Barat mengerahkan Polisi Pamong Praja di Pelabuhan Khusus PTNNT untuk menghentikan pengapalan konsentrat. Dikritik berbagai kalangan, Pemkab bergeming. Penghentian berlangsung sepekan, Newmont merugi tak kurang US$ 21 juta.

Serikat Pekerja kata Irwan tak menyalahkan niat Pemkab Sumbawa Barat ingin memiliki 7% saham divestasi tahun 2010. Selain itu adalah amanat Kontrak Karya PTNNT, pekerja memahami kalau pemerintah daerah juga memiliki hak untuk membeli. "Kami hanya ingin itu dilakukan secara profesional. Kan ada mekanisme dan aturan. Silahkan itu dinegosiasi dan dikomunikasikan. Tapi jangan kami sebagai pekerja yang dikorbankan," pintanya.

Kamis siang, Serikat Pekerja telah menyurati Pemkab, menyampaikan keresahan karyawan. Pekerja juga memandang masalah divestasi saat ini urusan internal pemerintah daerah dan pemerintah pusat. "Kami hanya ingin pemerintah daerah bersikap adil terhadap masalah divestasi ini," ujar Irwan.

Dalam surat juga disebutkan kerugian-kerugian yang mungkin terjadi jika operasional PTNNT benar-benar dihentikan. Diantaranya adalah kerugian pengembangan masyarakat, pembayaran pajak dan royalti, termasuk juga memengarugi kontrak-kontrak korporasi dengan perusahaan lokal di Sumbawa Barat.

Seperti diketahui, PT Newmont Nusa Tenggara telah menerima surat dari KSB (Kabupaten Sumbawa Barat) soal ancaman tersebut. Newmont dan para pemegang saham asing kecewa dengan surat ancaman Bupati Sumbawa Barat yang akan menghentikan operasi Newmont mulai 19 April 2011 jika keinginan membeli 7% saham divestasi Newmont tak dikabulkan pemerintah. Padahal pemerintah pusat sebagaimana ditegaskan Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan pemerintah pusat akan tetap mengambil 7% jatah divestasi terakhir.

Sesuai kontrak karya, pemegang saham asing NNT diwajibkan mendivestasikan 51% saham asingnya yang berjumlah 80% itu ke pihak nasional dengan jadwal paling akhir seharusnya Maret 2010. Sebanyak 20% sudah dikuasai nasional melalui Pukuafu, sehingga NNT mesti mendivestasikan 31% sisanya.

Jadwal divestasi 31% saham NNT sesuai kontrak karya adalah 3% Maret 2006, 7% Maret 2007, 7% Maret 2008, 7% Maret 2009, dan 7% Maret 2010. Namun semua jadwal divestasi itu mundur, dan kini tersisa 7% saham untuk jatah divestasi tahun 2010.

PT Multi Daerah Bersaing (MDB) sudah menguasai 24% saham divestasi dan berniat memiliki 7% divestasi 2010 sisanya. MDB merupakan perusahaan patungan PT Daerah Maju Bersama (DMB) dengan PT Multicapital, yang merupakan anak usaha Grup Bakrie. Sementara, DMB merupakan BUMD milik tiga pemda, yakni Pemda Sumbawa, Pemda Sumbawa Barat, dan Pemda NTB.


Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Kamis, 24 Maret 2011

Mahasiswa Yogyakarta Gelar Peduli untuk Jepang | Visijobs

Mahasiswa Yogyakarta Gelar Peduli untuk Jepang | Visijobs


(Visijobs-Kampus Info) - Gempa dan tsunami di Jepang telah menggugah rasa kepedulian di seluruh dunia. Berbagai cara digunakan untuk turut membantu, termasuk di Indonesia. Kepedulian ini juga ditunjukkan mahasiswa yang menempuh pendidikan di Yogyakarta. Beberapa mahasiswa asal Jepang yang menempuh pendidikan di Kota Gudeg berinisiatif membuat acara peduli untuk Jepang. Acara berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta, Kamis (24/3) pukul 20.00 WIB.

Aksi peduli Jepang ini digawangi Mami Oishe (20), mahasiswi Jurusan Seni Tari, Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Pengunjung akan disuguhi dengan tiga penampilan, yakni tarian oleh mahasiswa Sastra Jepang Universitas Gadjah Mada, Partima yakni doa bersama diiringi nyanyian, serta Pahomas yakni kolaborasi nyanyian, tarian, dan musik kontemporer Jepang.

Sambil menikmati pertunjukkan sederhana, pengunjung diharapkan memberikan pesan-pesan penyemangat pada sebuah spanduk besar. Pesan-pesan itu nantinya diberikan kepada para korban gempa dan tsunami di Miyagi melalui situs jejaring sosial Twitter. Diharapkan nantinya pesan-pesan yang disampaikan ini mampu memberikan motivasi bagi masyarakat Jepang untuk bangkit.

Selain malam ini, acara Jogja Message for Japan, acara serupa akan dilaksanakan di Jogja Expo Center pada Sabtu 26 Maret 2011 mendatang dengan pengisi acara yang lebih banyak.


Berita ini ditayangkan di http://www.visijbs.com/beta

Mahasiswa Medan Galang Dana Bantuan untuk Jepang | Visijobs

Mahasiswa Medan Galang Dana Bantuan untuk Jepang | Visijobs

(Visijobs-Kampus Info) - Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STBA) Yayasan Harapan Medan, menggalang dana bantuan gempa dan tsunami Jepang. Mereka sengaja memakai baju tradisional Jepang, yukata untuk menarik simpati pengguna jalan.

Aksi galang dana ini dilakukan, di perempatan Jl Sudirman dan Jl Imam Bonjol, Medan. Tidak hanya memakai yukata, mahasiswa juga membawa zhuru, origami berbentuk burung bangau yang melambangkan doa, harapan dan keselamatan bagi korban yang tertimpa bencana.

Dalam menarik perhatian pengendara, mahasiswa juga menghiasi kotak sumbangan dengan berbagai kartun asal Jepang, seperti Shinchan dan Doraemon. Mahasiswa juga menyerahkan miniatur bendera Indonesia-Jepang bagi pengendara yang memberikan sumbangan sebagai ungkapan terima kasih.

Salah seorang mahasiswa, Aznina Lembayung Batubara mengatakan, penggalangan dana akan digelar selama dua hari. "Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada korban bencana gempa dan tsunami melalui Konjen Jepang di Medan," kata Nina.

Aksi pengalangan dana ini mendapat respons dari pengendara. Salah satunya adalah Abdul Hamid, warga Jl Balam, Medan. Hamid bahkan menyampaikan belasungkawa dan harapan agar Jepang segera bangkit. "Semoga pembangkit nuklir Jepang tidak menjadi ancaman pasca tsunami," sebut Hamid.


Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Jepang Latih Calon Perawat dari Indonesia | Visijobs

Jepang Latih Calon Perawat dari Indonesia | Visijobs

(Visijobs-News) - Pemerintah Jepang mulai melatih 104 calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan dipekerjakan sebagai perawat di negara itu. Serah terima 104 calon TKI itu dilakukan oleh Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Ade Adam Noch kepada Dubes Jepang untuk Indonesia Kojiro Shiojiri di Jakarta. Ke-104 itu terdiri atas 47 calon TKI perawat pasien (nurse) dan 57 perawat jompo (careworker).

Ade yang didampingi Direktur Penempatan Pemerintah BNP2TKI Haposan Saragih menjelaskan, pelatihan bahasa Jepang untuk 104 calon TKI pada 2011 itu merupakan angkatan keempat sejak dimulai penempatan TKI program kerja sama antarpemerintah (G to G) Indonesia - Jepang pada 2008. "Para calon TKI ini akan mengikuti pelatihan Bahasa Jepang selama sembilan bulan, tiga bulan dilakukan di Indonesia dan enam bulan di Jepang," kata Ade Adam Noch.

Pelatihan itu, katanya, untuk meningkatkan kualitas kerja TKI dan sebagai prasyarat mengikuti ujian nasional Bahasa Jepang di Jepang kelak. Ia berharap dan sekaligus memberi semangat kepada 104 calon TKI menjalani pelatihan Bahasa Jepang secara bersungguh-sungguh dan memantapkan niatnya untuk bekerja hingga selesai masa kontraknya.

Penempatan TKI perawat ke Jepang dilaksanakan atas dasar nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah Indonesia (BNP2TKI) dan Jepang (The Japan International Corporation of Welfare Services/JICWELS) yang ditandatangani di Jakarta pada 19 Mei 2008, dan diperbarui pada 29 Januari 2010. "Dalam MoU ditegaskan, penempatan TKI ke Jepang program `G to G` hanya ada dua, `nurse` dan `careworker` yang hanya dilakukan oleh BNP2TKI dan JICWELS. Selain itu tidak ada lembaga lain," kata Ade.

TKI perawat itu, katanya, diberlakukan sama dan memiliki hak-hak yang sama seperti tenaga kerja lazimnya di Jepang. "Itulah sebabnya, setelah selesai menjalani pelatihan Bahasa Jepang, mereka diwajibkan menjalani ujian nasional Bahasa Jepang," katanya.

Ade menambahkan dari 104 calon TKI perawat itu, ada dua peserta perawat jompo yang bisa langsung bekerja karena memiliki sertifikat kemampuan Bahasa Jepang tingkat 2 yakni Marina Fransiska dan Tumbur Harmoko Turnip. Keduanya dapat langsung bekerja di panti jompo sehingga sementara ini menunggu proses pengajuan visa dan pemberangkatan ke Jepang, kata Ade.

Menurut Ade, ke-104 calon TKI itu merupakan orang pilihan karena mereka sebelumnya telah menjalani seleksi ketat, sejak pendaftaran sampai pelatihan Bahasa Jepang yang diikuti 389 orang. TKI perawat pasien dan perawat jompo yang bekerja di Jepang dari 2008 sampai 2010 ada 686 orang dan mereka tersebar di 45 dari 47 prefektur (provinsi) di Jepang.


Berita ini ditayangkan di http://www.visjobs.com/beta

Pemerintah Beri Penghargaan TKI Berjasa di Jepang | Visijobs

Pemerintah Beri Penghargaan TKI Berjasa di Jepang | Visijobs

(Visijobs-News) - Pemerintah akan memberikan penghargaan pada tenaga kerja Indonesia (TKI) Rita Retnaningtyas yang berjasa menolong korban gempa dan tsunami di negeri itu. "Pemerintah akan mempelajari ini dan memberikan penghargaan pada Rita," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, di Jakarta.

Pernyataan Linda tersebut disampaikan untuk menindaklanjuti penyampaian penghargaan dari Pemerintah Jepang kepada Rita Retnaningtyas, perawat di rumah sakit Miyagi, yang telah berjasa menolong korban gempa dan tsunami. Menurutnya, pemerintah merasa bangga karena upaya Rita di Jepang membawa nama baik bangsa Indonesia di mata dunia.

Meski demikian, Linda belum dapat memastikan penghargaan dalam bentuk apa yang akan diberikan pemerintah kepada Rita. "Kemungkinan bentuknya berupa hadiah, namun secara teknis belum dapat dipastikan," katanya.

Rita Retnaningtyas (35 tahun) berasal dari Kelurahan Srondol Kulon RT 05 RW 02, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah. Rita yang bekerja sebagai perawat pasien di Miyagi National Hospital, ditempatkan tahun 2009 TKI oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) melalui program kerja sama antarpemerintah (G to G) RI dan Jepang. Rita Retnaningtyas bersama TKI perawat lain bersedia bertahan di daerah dekat gempa dan tsunami yang terjadi di Miyagi, untuk melakukan pekerjaan sosial kemanusiaan yang mulia.

Sementara itu, Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat mengatakan, Rita Retnaningtyas sejak peristiwa gempa dan tsunami di Jepang terus melakukan kontak dengan suaminya, Bambang Wagiman (35 ) maupun keluarganya di Semarang. "Rita mengatakan kepada keluarganya bahwa dirinya dan beberapa teman TKI `nurse` dan `careworker` dalam kondisi sehat dan masih tetap bekerja seperti biasanya di Miyagi," katanya.

TKI perawat di Jepang yang tersebar di 45 prefektur sebanyak 686 orang akan tetap menjalani program penempatannya hingga selesai, katanya. Para TKI itu ditempatkan sejak 2008-2010 untuk kontrak kerja selama tiga tahun dan memperoleh gaji 175.000 Yen (TKI careworker) dan 119.000-200.000 Yen (TKI nurse) per bulan di luar akomodasi yang disediakan pemerintah Jepang.


Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta