Senin, 17 Januari 2011

Palangkaraya Kekurangan Tenaga Dokter | Visijobs

Palangkaraya Kekurangan Tenaga Dokter | Visijobs

(Visijobs-News) - Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya menyatakan, bahwa saat ini kota tersebut sangat kekurangan tenaga dokter dan perawat khususnya untuk daerah-daerah terpencil atau pinggiran daerah itu.

"Karena itu kami dalam waktu dekat akan mengusulkan kepada pemerintah pusat agar dapat menugaskan para dokter atau perawat ke daerah-daerah terpencil atau pinggiran," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Sudarmini, di Palangka Raya, Minggu.

Menurutnya, kurangnya tenaga dokter atau perawat di Palangka Raya bisa dilihat dari satu orang tenaga kesehatan melayani ratusan warga, dan pemerintah kota juga mengharapkan agar pemerintah pusat mau membantu daerah terkait masalah tersebut.

Ia mengatakan, akibat terbatasnya tenaga dokter di Puskesmas khususnya di daerah pedalaman Kota Palangka Raya dalam melayani kesehatan masyarakat, maka sejumlah mantri desa terpaksa turut dilibatkan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga sekitar.

"Padahal di dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, mantri tidak memiliki wewenang memberikan pertolongan seperti seorang dokter, yang diperbolehkan hanya sebatas menolong dalam pelayanan. Sedangkan untuk membuka praktek tidak diperbolehkan karena ada aturannya," ucapnya.

Ia mengungkapkan, saat ini peranan mantri di kawasan pinggiran Palangka Raya sangat diperlukan warga mengingat jumlah dokter dan perawat di kawasan tersebut masih sangat kurang. "Mantri diperbolehkan memberikan pelayanan kesehatan di luar jam kerja, dan sifatnya adalah wilayah tidak terkait dengan Puskesmas," jelasnya.

Akibat minimnya tenaga dokter di Palangka Raya khususnya daerah pedesaan membuat Dinas Kesehatan berupaya mengusulkan enam formasi tenaga medis ke pemerintah pusat, dan setelah itu akan langsung ditempatkan di daerah yang sangat membutuhkan.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa tenaga dokter yang ada di daerah pinggiran masih belum mendapatkan insentif lebih, jadi hanya sebatas memfasilitasi serta mendukung kegiatan penunjang pelayanan kesehatan saja. "Kami sudah pernah mengusulkan insentif untuk dokter yang bertugas di daerah pinggiran, namun sampai saat ini belum ada jawaban," tambahnya.

Berita ini dutayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar