(Visijobs-News) - Masih ingat tenaga kerja medis yang terlantar lantaran RS Bakti Dharma Husada (BDH) belum ada anggaran untuk menggaji? Sekarang 90 tenaga kerja itupun bisa tersenyum.
Anggaran telah tersedia, sehingga merekapun bisa bekerja di rumah sakit milik Pemkot Surabaya. "Sudah masuk kerja semua mas. Mulai bekerja per 1 Maret 2011," ujar Direktur RS BDH, Rias Ari Mukti.
90 Tenaga medis yang terdiri seperti perawat, tenaga laboratorium, gizi, serta bidang lainnya, yang lolos pada seleksi penerimaan tenaga kontrak di RS BDH tahun 2010 dan harusnya bekerja per 3 Januari 2011. Namun, dengan alasan APBD belum digedok dewan, sehingga membuat nasib mereka terkatung-katung.
Gaji untuk tenaga kontrak di rumah sakit yang berada di Surabaya Barat ini bervariasi, antara Rp 1 sampai Rp 2 juta per orang. Anggaran yang dibutuhkan dari pos belanja barang dan jasa APBD 2011 atau sekitar Rp 100 juta perbulannya. "Sekarang sudah tidak ada kendala, karena APBD-nya sudah disahkan," tuturnya.
Ia menambahkan, dari laporan yang diterimanya, 90 tenaga medis itu tidak ada yang mengundurkan diri dari tenaga kontrak. "Kayaknya nggak ada yang mengundurkan diri. Semuanya masuk bekerja," jelasnya.
Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar