(visijobs-news) - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada 2010 menyerap 592.723 orang tenaga kerja aktif dari 264.808 unit UMKM yang ada sehingga mampu mengurangi jumlah pengangguran dan kemiskinan di daerah itu.
"Pada 2010 tenaga kerja di UMKM sebanyak 592.723 orang atau meningkat dibandingkan 2009 yang jumlahnya 553.036 orang tenaga kerja dan 2008 sebanyak 536.929 tenaga kerja," ujar Kepala Dinas UMKM dan Koperasi Provinsi Babel, Budiman Ginting di Pangkalpinang.
Ia menjelaskan, UMKM memiliki peranan sangat penting dalam perekonomian Babel karena mampu menekan angka pengganguran dan lebih dari 90 persen usaha yang ada di Babel merupakan kategori UMKM yang menyerap sekitar 70 persen tenaga kerja.
Ia mengatakan, ribuan tenaga kerja tersebut tersebar di UMKM kabupaten dan kota, UMKM di Kabupaten Bangka menyerap 123.280 tenaga kerja, Kabupaten Belitung menyerap 99.839 tenaga kerja, UMKM Kabupaten Bangka Barat 120.308 tenaga kerja.
UMKM di Kabupaten Bangka Tengah memperkerjakan 61 tenaga kerja, Kabupaten Bangka Selatan 59.552 tenaga kerja, Kabupaten Belitung Timur 71.679 tenaga kerja dan UMKM di Kota Pangkalpinang mampu menyerap 56.143 orang tenaga kerja.
"Peningkatan pertumbuhan UMKM berdampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja untuk menampung mantan pekerja pertimahan yang menjadi pengangguran akibat semakin menurunnya hasil dan menipisnya potensi tambang bijih timah dan hasil perkebunan. Dengan demikian, katanya, banyak warga beralih profesi pengembangkan UMKM atau bekerja di sejumlah UMKM milik orang lain.
Menurut dia, keberadaan UMKM di Babel paling banyak di sektor pertanian mencapai 182.464 unit, sektor pertambangan dan penggalian 16.015 unit karena Babel merupakan daerah agrobisnis berbasis pertanian dan pertambangan.
"Babel merupakan daerah agrobisnis sehingga banyak masyarakat bisa memanfaatkan hasil pertanian untuk menjadi makanan olahan seperti kerupuk kemplang, kricu, terasi, lada putih dan lainnya dan hasil olahan tersebut mampu bersaing keluar negeri," ujarnya.
Untuk itu, kata dia, pihaknya terus meningkatkan SDM dan kwalitas produk akan membuka peluang-peluang pengusaha baru lainnya dan perkembangan UMKM yang lebih pesat.
"Kami berharap, wirausaha baru dapat membuka lapangan kerja sendiri dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya, sehingga perekonomian Babel tumbuh dan berkembang lebih cepat dan tidak lagi bertumpu di sektor pertambangan bijih timah," ujarnya.
Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar