Senin, 04 April 2011

Tenaga Terapis Autis di Bandung Masih Minim | Visijobs

Tenaga Terapis Autis di Bandung Masih Minim | Visijobs

(Visijobs-News) - Pemerhati kegiatan peduli anak penyandang autis mengeluhkan para terapis dan sekolah inklusi yang masih minim di Kota Bandung. Mereka berharap Pemkot Bandung memerhatikan persolan tersebut.

"Pemerintah memberi perhatian kepada sekolah-sekolah khusus bagi anak penyandang autis. Di Bandung saat ini sekolah inklusi jumlahnya dibawah 20, itu dikelola swasta. Sementara kami ingin sekolah inklusi berkembang di Bandung," ujar salah satu anggota Yayasan Yayasan Adi Temara, Ken Atik Saftiyaningsih Djatmiko.

Kebutuhan sekolah jenis tersebut sangat perlu, karena penderita autis terus meningkat. Namun, Ken tidak memiliki data pasti soal jumlah anak penyandang autis di Kota Bandung. "Selain itu, tenaga terapis juga minim. Terapis ini sangat banyak dibutuhkan untuk mendampingi khusus anak penyandang autis.

Pemkot Bandung berjanji memberikan solusi terbaik. "Ini akan jadi perhatian pemkot," jelas Sekda Kota Bandung Edi Siswadi. Edi menegaskan, menyediakan sekolah inklusi serta tenaga pengajar khusus bagi anak-anak autis perlu dilakukan. Memang saat kondisi tersebut sangat kurang.

"Maka itu harus disediakan guru-guru yang memenuhi kecapakan atau tahu cara menangani anak panyandang autis. Nanti perlu juga pelatihan dan pendidikan buat tenaga pengajar khusus itu. Kita akan alokasikan anggaran tersebut yang masuk anggaran pendidikan dan kesehatan," jelas Edi.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar