(Visijobs-News) – Negara-negara di Timur Tengah saat ini membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) bidang perawat dalam jumlah ribuan. Untuk 2011 ini negara-negara Timur Tengah diperkirakan membutuhkan sekitar 2.500 TKI.
“Sebetulnya negara-negara midle east (Timur Tengah) sangat berharap dengan TKI bidang perawat sebanyak mungkin. Karena di antara Indonesia dan negara-negara di Timur Tengah sudah ada kedekatan dari sisi religi, sehingga akan lebih memudahkan dalam hubungan kerja nantinya,” kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat, saat mengantarkan 16 TKI perawat berdialog langsung dengan Ketua Saudi Arabia National Recrutment Committe (Sanarcom) Saad Al Badah, di Jakarta.
Dalam dialog 16 TKI perawat dengan Saad Al Badah, yang dihadiri Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI Ade Adam Noech, dan Kasubdit Fasilitasi Kesehatan Elia Rosalina itu, Jumhur menjelaskan, tawaran dari Sanarcom cukup menggembirakan. Pasalnya, sejauh ini tenaga asing bidang perawat di negara-negara Timur Tengah masih didominasi oleh tenaga kerja dari Filipina. Sedangkan Indonesia sejauh ini masih dikenal dengan dominasi TKI pembantu atau penata laksana rumah tangga (PLRT).
Di depan 16 TKI perawat itu, Saad Al Badah menjelaskan, beberapa negara Timur Tengah saat ini, seperti Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Kuwait, memberikan peluang bagi TKI perawat dalam jumlah banyak. Sedangkan Sanarcom siap untuk menyalurkan para TKI perawat kelima negara dan beberapa negara di Timur Tengah lainnya.
Ia menambahkan, bahwa bahasa Inggris menjadi syarat yang diprioritaskan bagi setiap tenaga kerja. Karena bahasa komunikasi yang dipakai di rumah sakit pada beberapa negara Timur Tengah tersebut menggunakan bahasa Inggris. Disamping itu, persyaratan lain yang diutamakan adalah memiliki skill dan pengalaman kerja yang dibuktikan dengan sertifikat.
Menanggapi pernyataan Saad Al Badah, Kasubdit Fasilitasi Ksehatan BNP2TKI Elia Rosalina meminta kepada ke-16 TKI perawat itu agar bisa meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris. "Soalnya, bila sewaktu-waktu ada pemanggilan interview dari Sanarcom, ke-16 TKI perawat ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi calon TKI perawat lain nantinya," kata Elia sembari mengutip perkataan dari Kepala BNP2TKI.
Elia mengatakan, untuk 2011 ini pihak Sanarcom mengharapkan adanya pengiriman 2.500 TKI perawat yang akan ditempatkan pada lima negara di Timur Tengah, yaitu seperti Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.
Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar