(Visijobs-Kampus Info) - Universitas Diponegoro Semarang akan mengukuhkan tiga guru besarnya dalam bidang keilmuan yang berbeda, yakni kedokteran, hukum, dan peternakan.
"Mereka bertiga akan dikukuhkan pada 22 Maret mendatang sebagai Guru Besar ke-184, 185, dan 186 Undip," kata Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof Sudharto Prawata Hadi di Semarang. Ketiga guru besar tersebut, yakni Prof Suprihati SpTHT-KL(K) dari Fakultas Kedokteran, Prof Budi Santoso dari Fakultas Hukum, dan Prof Dwi Retno Lukiwati dari Fakultas Peternakan.
Prof Suprihati yang akan menyampaikan pidato pengukuhan "Manajemen Pilek Alergi: Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Hidup" menjelaskan pilek atau rinitis disebabkan peradangan mukosa hidung karena infeksi maupun bukan. Pilek bukan karena infeksi yang paling banyak diderita, kata dia, adalah rinitis alergi (RA) yang sangat mengganggu dan memengaruhi aktivitas maupun kualitas hidup si penderita.
Prof Dwi Retno Lukiwati dari Fakultas Peternakan menyampaikan pidato pengukuhan "Penyerapan Bioteknologi Mikoriza Untuk Peningkatan Produksi dan Kualitas Hijauan Pakan". Guru Besar Ke-186 Undip itu menyoroti pentingnya perbaikan produksi dan kualitas hijauan pakan, seiring pertambahan penduduk dan tingkat kesadaran gizi yang membuat produk ternak akan semakin meningkat..
Sementara itu, Prof Budi Santoso dari Fakultas Hukum memilih menyoroti pergeseran pandangan tentang pentingnya hak cipta dengan membandingkan perkembangannya di Indonesia dan Amerika Serikat. Sekretaris Senat Undip Prof Sunarso menambahkan jumlah guru besar Undip yang masih aktif sebanyak 91 orang, dan bertambah tiga lagi menjadi 94 orang, sementara guru besar emeritus sebanyak 34 orang.
Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar