(Visijobs-News) - PT Jamsostek bekerja sama dengan Bank BNI akan melindungi TKI dari risiko kerja seperti kematian, kecelakaan dan jaminan hari tua bagi TKI di luar negeri melalui remitansi. "Untuk tahap awal kita akan memulai di penempatan TKI ke Timur Jauh, khususnya di Hong Kong, " kata Dirut PT Jamsostek Hotbonar Sinaga yang didampingi Dirut Bank BNI Gatot M Suwondo di Jakarta.
Sebelumnya PT Jamsostek dan Bank BNI menandatangani kerja sama penerbitan kartu co-branding kedua perusahaan yang berguna untuk kartu debit yang juga memuat fitur kepesertaan Jamsostek.
Hotbonar menjelaskan TKI yang mengirim penghasilannya di luar negeri (remitansi) ke tanah air dengan menggunakan jasa BNI bisa menjadi peserta program jamsostek. "Namanya, kepesertaan luar hubungan kerja (LHK) yang sudah diperkenalkan bagi pekerja informal," kata Hotbonar.
TKI tidak perlu menyisihkan dananya untuk pembayaran iuran jamsostek tetapi BNI akan menyisihkan manfaat dari pengiriman via banknya sebagai pembayaran iuran. Saat ini BNI memiliki anak perusahaan bernama Nakertrans di Hong Kong. Perusahaan itu juga mempunyai lisensi untuk berusaha di Taiwan, Korsel dan sejumlah negara lain.
PT Jamsostek dan BNI akan membuat perusahaan bersama untuk mengelola kepesertaan TKI tersebut melalui anak perusahaan Nakertrans. "Kami nanti akan menyuntik penambahan modal ke perusahaan Nakertrans tersebut agar kepesertaan TKI dalam program jamsostek bisa diwujudkan," kata Hotbonar.
Untuk tahap awal ajakan menjadi peserta Jamsostek itu akan di mulai di Hong Kong yang menampung sekitar 100.000 TKI. Selanjutnya akan dikembangkan di Taiwan, Korsel dan Jepang. Program LHK adalah program kepesertaan Jamsostek bagi pekerja informal dengan ketentuan upah mengacu pada upah minimum provinsi suatu daerah.
Hotbonar menyatakan akan ada pembicaraan teknis dengan BNI dan juga pihak terkait untuk menentukan besaran upah untuk menentukan besaran iuran kepesertaan. PT Jamsostek sebelumnya pernah ditunjuk sebagai penanggung jaminan sosial bagi TKI di era Menaker Abdul Latief.
Saat ini BUMN itu masih memiliki anak perusahaan PT Bijak yang menempatkan TKI formal ke sejumlah negara tujuan.PT Jamsostek juga membantu pemulangan WNI terlantar di Kandara, Jeddah, melalui Kemenakertrans.
Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar