Jumat, 01 April 2011

Mahasiswa Undip Galang Dana untuk Febri | Visijobs

Mahasiswa Undip Galang Dana untuk Febri | Visijobs

(Visijobs-Kampus Info) - Seorang mahasiswa Universitas Dipenogoro, Semarang, Jawa Tengah, dirawat di sebuah rumah sakit di Ho Chi Minh, Vietnam. Muhammad Febriyanto mendadak sakit radang paru-paru saat memimpin kontingen paduan suara mahasiswa Undip dalam ajang "Choir International Festival" di Vietnam 16 Maret lalu.

Ironisnya profesi orangtua Febri yang hanya penjual roti di desanya membuat ia harus tertahan di rumah sakit. Padahal untuk memulangkan Febri dalam kondisinya yang seperti sekarang dibutuhkan dana setidaknya setengah miliar rupiah. Terkait dengan itu civitas akademika Undip menggelar sebuah acara penggalangan dana atau Charity in Harmony, di sebuah mal di Semarang, belum lama ini. Ibunda Febri, Dewi Pangestutik, tak dapat menyembunyikan kesedihan saat menghadiri acara untuk putra sulungnya itu.

Sambil terus memangku si bungsu Dewi mengikuti acara demi acara. Namun tangisnya pecah juga saat foto dan video Febri yang tengah terbaring ditayangkan di panggung. Wajah Dewi berangsur cerah saat ia dapat berkomunikasi langsung dengan anaknya lewat sambungan telepon.

Mahasiswa Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Undip ini mendadak menderita radang paru-paru saat memimpin kontingen paduan suara. Sakitnya Febri ditengah berlangsungnya acara membuatnya tak bisa menikmati kebahagiaan ketika tim yang dipimpinnya berhasil meraih empat medali dan penghargaan "Champion of Champion".

Sementara itu, hasil penggalangan dana terkumpul sekitar seratus juta rupiah. Diperkirakan jumlah tersebut masih akan terus bertambah. Itu karena di sejumlah tempat termasuk di Kampus Undip terpampang nomor rekening penyalur bantuan bagi masyarakat yang tergerak untuk menyumbang Febri.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

BEM Desak Pemerintah Tuntaskan Kasus Pajak | Visijobs

BEM Desak Pemerintah Tuntaskan Kasus Pajak | Visijobs

(Visijobs-Kampus Info) - Sekitar seratus mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa RI (BEM RI) berunjuk rasa di sekitar Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Mereka mendesak pemerintah melalui aparat Direktorat Pajak untuk segera menuntaskan kasus-kasus mafia perpajakan. Misalnya kasus manipulasi pajak Ancoro Mining Service (AMS) yang dilaporkan ke Ditjen Pajak, namun tak kunjung ditindaklanjuti.

"Gita Wirjawan sebagai pengusaha atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah melakukan pengemplangan pajak. Untuk itu kami minta DPR, Pemerintah, SBY, untuk menuntaskan kasus mafia pajak ini," ujar Lendi Octapriyadi, koordinator aksi dalam orasinya.

Mereka juga menyayangkan aparat penegak hukum yang mestinya menjadi penegak hukum justru lemah dalam menjalankan tugas. Direktorat Pajak sebagai ujung tombak penanganan kasus-kasus pajak belum menjalankan fungsi secara optimal. "Mereka mau dibayar oleh mafia pajak. Berbagai kasus penggelapan pajak yang muncul beberapa waktu lalu belum ditindaklanjuti serius," tegas Lendi.

Demonstran juga menilai Pemerintah melalui Ditjen Pajak justru seolah menutup mata dan mengabaikan kasus-kasus yang melibatkan tokoh penting di Istana. "Pemerintah malah justru lebih memperhatikan kasus-kasus teroris yang tidak terlalu penting ketimbang menangani kasus-kasus pajak seperti kasus Gayus," imbuh Lendi

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Tips Menjadi Karyawan Favorit di Kantor | Visijobs

Tips Menjadi Karyawan Favorit di Kantor | Visijobs

(Visijobs-Tips & Career) - Dapat diandalkan dan menjadi karyawan favorit di kantor tentu saja menyenangkan. Jika Anda telah dipercaya dan menyandang sebagai 'bintang kantor' maka menuju puncak karir pun akan semakin mudah.

Jika Anda ingin menjadi karyawan favorit, maka Anda harus segera mengubah sikap Anda. Seperti dikutip dari iDiva, berikut ini tips yang bisa menjadikan Anda idola di kantor.

>Selalu berpakaian rapi
Meeting atau bertemu klien secara mendadak bisa saja terjadi. Oleh sebab itu, selalu berpakaian rapi akan mengamankan Anda dari acara yang mendadak. Lagi pula berpakaian rapi dan fashionable membuat Anda enak dilihat dan membuat Anda tampak lebih profesional.

>Bisa berlaku tegas
Tidak semua orang di tempat kerja bisa dijadikan karib Anda, karena di antara rekan kerja ada saja yang tidak menyukai Anda. Itulah realitanya. Di kantor bukanlah tempat untuk selalu berlaku manis dan baik pada setiap orang untuk mendapatkan teman. Tetap saja, jika bawahan Anda atau rekan melakukan kesalahan, ketegasan Anda perlu diperlihatkan.

>Jangan mengulangi kesalahan
Kesalahan dan kelalaian bisa saja terjadi, tapi setiap kesalahan harus menjadi pembelajaran Anda agar tidak diulangi lagi. Kesalahan pertama, mungkin bisa dimaafkan dan diterima oleh orang lain, tapi belum tentu untuk kesalahan-kesalahan selanjutnya. Jadi belajarlah dari kesalahan.

>Memberikan ide dan solusi
Menjadi bagian di suatu perusahaan, menuntut Anda untuk bekerja dengan penuh ide dan dapat memberi solusi. Tunjukkan kontribusi Anda dengan memaparkan ide-ide segar yang dapat membantu kemajuan perusahaan.

>Hindari menangis di depan umum
Wanita sangat mudah menangis. Tidak dipungkiri, terkadang kita bisa menangis karena terlalu tertekan akan pekerjaan dan rutinitas. Tapi harus diingat jangan pernah Anda menunjukkan air mata di depan karyawan lain. Orang yang menangis di kantor, sering dianggap lemah. Jadi, pergilah ke toilet, jika Anda sudah tidak kuat menahan tangisan.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

BI Tak Batasi Tingginya Gaji Bankir RI | Visijobs

BI Tak Batasi Tingginya Gaji Bankir RI | Visijobs

(Visijobs-News) - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan tidak akan membatasi ataupun mengatur komponen gaji para bankir. Bank sentral hanya melakukan kajian dan memberikan input ketika komponen gaji bank cukup 'boros' dan tidak diimbangi oleh produktivitas serta kinerja yang baik.

Demikian disampaikan oleh Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan BI Wimboh Santoso di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta. "Tidak itu (dibatasi), tetapi lebih dilihat dari produktivitasnya. Jadi gaji itu diimbangi dengan produktivitasnya itu yang dikejar," ujarnya.

Menurut Wimboh, dengan meningkatkan produktivitas dan kinerja maka sudah pasti efisiensi akan terwujud. Meningkatkan produktivitas, lanjut Wimboh dilakukan dengan cara menjual produk bank lebih giat. "Dan ini normal dilakukan. Poinnya itu meningkatkan penjualan produk," tuturnya. Sebelumnya, Wimboh mengungkapkan perbankan di Indonesia bisa dibilang yang paling boros dibandingkan negara lain di kawasan ASEAN.

Bank sentral mencatat BOPO perbankan alias rasio biaya operasional dibagi pendapatan operasional mencapai 88,6%. Tingginya BOPO tersebut salah satunya dikarenakan faktor biaya gaji yang tinggi. Wimboh memaparkan, perbankan di kawasan ASEAN yang memiliki tingkat BOPO rendah yakni Malaysia. Di mana, lanjut Wimboh rasio BOPO-nya hanya sebesar 40%. "Itu berarti bank-bank di Malaysia sangat efisien," kata Wimboh.

Mengapa bisa paling efisien? Wimboh mengungkapkan teknologi yang digunakan sangat mumpuni dan gaji pegawai lebih efisien dan didukung oleh pendapatan yang tinggi.

"Perbankan kita ada yang sudah maju teknologinya tapi kan ada banyak bank di mana sampai 122 bank oleh sebab itu secara agregat ya bank dengan teknologi maju tidak bisa mengangkat yang belum maju," kata Dia.

Lebih jauh Wimboh mengatakan, untuk menurunkan rasio BOPO maka kebanyakan bankir tidak ingin gajinya turun oleh karena itu bank harus menyiasati bagaimana meningkatakan produktivitas sehingga pendapatan lebih tinggi. "Mana ada yang mau gaji diturunkan, lebih baik tingkatkan produktivitas sehingga pendapatan bisa lebih besar," paparnya.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Jamsostek Gandeng BNI Jaring Kepesertaan TKI | Visijobs

Jamsostek Gandeng BNI Jaring Kepesertaan TKI | Visijobs


(Visijobs-News) - PT Jamsostek bekerja sama dengan Bank BNI akan melindungi TKI dari risiko kerja seperti kematian, kecelakaan dan jaminan hari tua bagi TKI di luar negeri melalui remitansi. "Untuk tahap awal kita akan memulai di penempatan TKI ke Timur Jauh, khususnya di Hong Kong, " kata Dirut PT Jamsostek Hotbonar Sinaga yang didampingi Dirut Bank BNI Gatot M Suwondo di Jakarta.

Sebelumnya PT Jamsostek dan Bank BNI menandatangani kerja sama penerbitan kartu co-branding kedua perusahaan yang berguna untuk kartu debit yang juga memuat fitur kepesertaan Jamsostek.

Hotbonar menjelaskan TKI yang mengirim penghasilannya di luar negeri (remitansi) ke tanah air dengan menggunakan jasa BNI bisa menjadi peserta program jamsostek. "Namanya, kepesertaan luar hubungan kerja (LHK) yang sudah diperkenalkan bagi pekerja informal," kata Hotbonar.

TKI tidak perlu menyisihkan dananya untuk pembayaran iuran jamsostek tetapi BNI akan menyisihkan manfaat dari pengiriman via banknya sebagai pembayaran iuran. Saat ini BNI memiliki anak perusahaan bernama Nakertrans di Hong Kong. Perusahaan itu juga mempunyai lisensi untuk berusaha di Taiwan, Korsel dan sejumlah negara lain.

PT Jamsostek dan BNI akan membuat perusahaan bersama untuk mengelola kepesertaan TKI tersebut melalui anak perusahaan Nakertrans. "Kami nanti akan menyuntik penambahan modal ke perusahaan Nakertrans tersebut agar kepesertaan TKI dalam program jamsostek bisa diwujudkan," kata Hotbonar.

Untuk tahap awal ajakan menjadi peserta Jamsostek itu akan di mulai di Hong Kong yang menampung sekitar 100.000 TKI. Selanjutnya akan dikembangkan di Taiwan, Korsel dan Jepang. Program LHK adalah program kepesertaan Jamsostek bagi pekerja informal dengan ketentuan upah mengacu pada upah minimum provinsi suatu daerah.

Hotbonar menyatakan akan ada pembicaraan teknis dengan BNI dan juga pihak terkait untuk menentukan besaran upah untuk menentukan besaran iuran kepesertaan. PT Jamsostek sebelumnya pernah ditunjuk sebagai penanggung jaminan sosial bagi TKI di era Menaker Abdul Latief.

Saat ini BUMN itu masih memiliki anak perusahaan PT Bijak yang menempatkan TKI formal ke sejumlah negara tujuan.PT Jamsostek juga membantu pemulangan WNI terlantar di Kandara, Jeddah, melalui Kemenakertrans.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Gaji Guru PNS di Bandung Belum Naik | Visijobs

Gaji Guru PNS di Bandung Belum Naik | Visijobs


(Visijobs-News) - Para guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) yang berada di Kota Bandung harus gigit jari. Pasalnya, saat mengecek gaji yang dijanjikan pemerintah naik pada 1 April ini masih belum ada perubahan.

Hal tersebut disampaikan Sekum Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Bandung Iwan Hermawan. "Banyak para guru PNS yang menghubungi saya soal gaji yang belum naik. Sejak pagi hingga siang tadi sda 30 orang guru yang menelepon dan SMS. Mereka ngecek gaji, tapi tetap belum naik. Para guru pun akhirnya gigit jari," jelas Iwan.

Iwan mengatakan, semestinya hari ini kenaikan gaji 15 persen berdasarkan instruksi pemerintah pusat diterima seluruh PNS. Iwan belum mengetahui kenapa hal tersebut terjadi. "Saya cek, ini terjadi di Kota Bandung, terutama guru PNS. Para guru kecewa, kenapa Bandung selalu terlambat saja," ujar Iwan.

Ia menuturkan, tadi sempat mengecek ke sejumlah daerah di Jawa Barat terkait kenaikan gaji sebesar 15 persen. Ternyata, tidak ada kendala sama sekali. Daerah itu antara lain yakni Cimahi, Subang, Garut, Tasikmalaya dan Purwakarta. Kenaikan gaji yang diterima antara 150 ribu rupiah hingga 200 ribu rupiah. "Guru PNS di Kota Bandung itu jumlahnya sekitar 15 ribu orang. Para guru di Bandung berharap agara pemkot untuk memberikan penjelasan dan alasan kenapa gaji belum naik," tutur Iwan.

Pemerintah menaikkan gaji PNS sekitar 10-15 persen pada 2011. Kenaikan sudah disetujui DPR dan sudah dihitung dalam APBN 2011 yang akan berlaku mulai 1 April 2011. Kenaikan gaji pokok itu tercantum dalam Peraturan Pemerintah RI No.11 Tahun 2011 tentang Perubahan Ketiga Belas Atas Peraturan Pemerintah No.7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.


Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Hari Ini, Satker Kemenkeu Cairkan Kenaikan Gaji PNS | Visijobs

Hari Ini, Satker Kemenkeu Cairkan Kenaikan Gaji PNS | Visijobs

(Visijobs-News) - Sebanyak 22 ribu satuan kerja (satker) Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di seluruh Indonesia siap salurkan kenaikan gaji PNS, anggota TNI/Polri mulai hari ini, 1 April 2001 beserta rapelannya sejak Januari 2011.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menyatakan gaji PNS dan anggota TNI/Polri pada April ini akan mengalami kenaikan. Pasalnya, sudah ada Perpres terkait kenaikan gaji tersebut yang telah keluar pada Februari lalu. "Gaji PNS kan ada kenaikan Perpres sudah keluar di awal bulan kemarin dan DIPA-nya sudah disiapkan di Perbendaharaan," ujar Agus ketika ditemui di Kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta.

Untuk itu, Agus menyatakan sebanyak 22 ribu Satker KPPN siap menyalurkan gaji plus rapelan tersebut. "Anggaran itu sudah tersedia di 22 ribu Satker KPPN di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Sebanyak 22 ribu Satker KPPN tersebut, lanjut Agus, siap menunggu satuan kerja (satker) kementerian/lembaga untuk mencairkan anggaran gaji pegawainya. "Siap menunggu kantor-kantor lembaga mencairkan gaji itu. Jadi sekarang ini kita menunggu untuk menyalurkan. Tapi satker-satker harus datang ke kantor KPPN untuk dicairkan, kalau dicairkan itu rapel dari awal tahun dan rata-rata kenaikan gaji 10%," pungkasnya.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta