Selasa, 05 April 2011

Pemkot Bandung Tunda Kenaikan Gaji PNS | Visijobs

Pemkot Bandung Tunda Kenaikan Gaji PNS | Visijobs

(Visijobs-News) - Pemkot Bandung memilih hati-hati dan menunda kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) yang diberlakukan pemerintah pusat pada 1 April lalu. Hal itu dilakukan hingga menunggu surat edaran dari pemerintah pusat.

Sekda Kota Bandung Edi Siswadi mengatakan Pemkot Bandung belum mengerti apakah kenaikan gaji itu berlaku bagi PNS daerah atau tidak. "Dua atau tiga hari ini kami akan layangkan surat meminta kejelasan dari pemerintah pusat soal kenaikan gaji PNS ini," ujar Edi di Balai Kota Bandung.

Edi menuturkan, kenaikan gaji PNS di lingkungan Pemkot Bandung bakal diberlakukan jika sudah menerima surat edaran dari Dirjen Bina Administrasi Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri. Surat itu, sambung Edi, harus disertai juga kejelasan kalau PNS di daerah mendapat kenaikan gaji.

"Untuk PNS tenang saja, enggak usah resah. Bagaimanapun pemda wajib membayar gaji dan tunjangan PNS. Tapi harus sabar, kami meminta waktu hingga ada ketentuan ini (naik atau tidak). Kalau ini (gaji naik) sudah jadi opini kita senang. Mudah-mudahan ini juga berlaku bagi PNS di daerah," harapnya.

Disinggung alasan menunda dan hati-hati dalam kenaikan gaji itu, Edi menjelaskan kalau semua dilakukan berdasarkan atas azas kepatuhan terhadap hirarki peraturan. "Kalau asal mengalokasikan tapi dasar hukum salah, ini bahaya. Justru ini kehati-hatian kami sesuai hirarki peraturan yang ada," tutup Edi.

Pemerintah menaikkan gaji PNS sekitar 10-15 persen pada 2011. Kenaikan sudah disetujui DPR dan sudah dihitung dalam APBN 2011 yang akan berlaku mulai 1 April 2011. Kenaikan gaji pokok itu tercantum dalam Peraturan Pemerintah RI No.11 Tahun 2011 tentang Perubahan Ketiga Belas Atas Peraturan Pemerintah No.7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Senin, 04 April 2011

UGM Ikut Kontes Robot Dunia | Visijobs

UGM Ikut Kontes Robot Dunia | Visijobs

(Visijobs-Kampus Info) - Tim robot Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Iron Fire, akan mengikuti kontes robot dunia "Trinity College Fire-Fighting Robot Contest" di Hartford City, Connecticut, Amerika Serikat, 9-10 April 2011.

Tim beranggotakan empat mahasiswa, yakni Farid Inawan, Noer Azis Ismail, Luiz Rizki Ramelan, dan Wahyu Wijayanto, papar Ketua Tim Robot Indonesia yang juga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik UGM Jamasri di Yogyakarta. Sebelum berangkat ke Amerika Serikat, Iron Fire telah melewati perjalanan cukup panjang hingga juara di tingkat nasional.

Iron Fire menjadi juara Kompetisi Robot Nasional di Universitas Muhammadiyah Malang pada 2010. Iron Fire menjadi juara pertama pada Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) beroda, sehingga berhak mewakili Indonesia pada kontes robot dunia di AS. "Kami berharap kontes itu bisa diterapkan dan bermanfaat dari aspek keilmuwan. Ke depan juga akan lebih bermanfaat ketika mahasiswa mencari pekerjaan dengan basis pengetahuan yang dimiliki tersebut," katanya.

Dosen pembimbing Iron Fire, Priyatmadi mengatakan, tim robot UGM siap bertanding dalam kontes dunia. Latihan terus dilakukan dan ditingkatkan sebelum keberangkatan mereka pada pekan depan. "Saya rasa semuanya sudah siap. Kami akan tampil maksimal dalam kontes robot dunia tersebut sehingga dapat menang dan menjadi juara," katanya.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Mahasiswa IPB Mengasah Jiwa Kepemimpinan | Visijobs

Mahasiswa IPB Mengasah Jiwa Kepemimpinan | Visijobs


(Visijobs-Kampus Info) - Kegiatan bulanan berupa "Leadership and Enterpreneurship Forum" yang diselenggarakan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (FEMA IPB) diharapkan dapat mengasah jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan di kalangan mahasiswa perguruan tinggi tersebut.

"Kami selalu berupa menghadirkan tokoh-tokoh penting dari berbagai kalangan, agar mahasiswa banyak belajar dari kesuksesan mereka, baik dalam kepemimpinan maupun dalam berbisnis," kata Dekan FEMA IPB, Dr. Arif Satria, di sela-sela kegiatan tersebut di Kampus IPB Darmaga Bogor.

"Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan motivasi dan inspirasi kepada mahasiswa sehingga mereka bisa memiliki kemampuan lebih di luar aktivitas kampus," katanya.

Beberapa tokoh yang telah dihadirkan dalam "Leadership and Enterpreneurship Forum" yang pelaksanaannya dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEMA IPB ini adalah Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Rokhmin Dahuri, dan juga wakil ketua KPK Chandra Hamzah.

Dengan menghadirkan pembicara dari berbagai kalangan dan berlangsung rutin ini, kata Arif Satria, diharapkan makin banyak pengetahuan yang di dapat mahasiswa dari pengalaman para tokoh tersebut. Pembicara forum ini yang diminta tampil di Gedung Auditorium Abdul Muis Nasution, Kampus IPB Darmaga adalah Direktur Utama Lembaga Kantor Berita Nasioanl ANTARA, Ahmad Mukhlis Yusuf.

Di hadapan sekitar seratus mahasiswa IPB, Dirut ANTARA membawakan materi dengan tema "Peran media dalam menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan mahasiswa". Dalam seminar yang berlangsung interaktif tersebut, selain memaparkan tentang fungsi media, Mukhlis Yusuf juga memotivasi para mahasiswa untuk menemukan karakter mereka mencapai kesuksesannya.

Menurut Dirut ANTARA, kesuksesan dicapai dengan kerja keras dan ketekunan. Sukses itu bukan apa yang sudah kamu capai, tapi seberapa kali kamu bangkit dari kegagalan," katanya.

Ia mengatakan, pengusaha besar dan ilmuwan terkenal seperti Thomas Alfa Edison, harus berkali-kali gagal untuk bisa menemukan semua kesuksesan. Selain kerja keras, lanjutnya, ketekunan dan silaturahmi juga menjadi salah satu kunci menuju kesuksesan. Ia mencontohkan tokoh-tokoh besar dunia seperti Ahmadinejad, Mahatma Ghandi, Bunda Theresia, dikenang karena jasanya kepada orang-orang di sekitarnya. "Dan mereka yang sukses ini bukanlah orang yang berasal dari keluarga kaya, hanya orang-orang kecil yang memiliki impian besar," katanya.

Selanjutnya, Mukhlis mengatakan, setiap manusia memiliki kemampuan untuk bisa sukses karena manusia adalah makhluk terpilih yang sejak awal pembentukannya telah menjadi yang terbaik. "Hanya kita yang menentukan kita ingin menjadi apa. Pilihan dan keputusan kita menentukan langkah kita," kata Dirut ANTARA tersebut.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Peluang Pekerjaan bagi TKI di Australia | Visijobs

Peluang Pekerjaan bagi TKI di Australia | Visijobs

(Visijobs-News) -- Peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Australia, sejatinya sangat terbuka. Setiap hari ada 100 peluang pekerjaan baru. Tingkat pengangguran di Australia hingga Maret 2011 mencapai 5 persen, atau mengalami penurunan dibanding 2010 lalu yang jumlahnya mencapai 5,2 persen. Diperkirakan sampai akhir tahun 2011 ini tingkat pengangguran sekitar 4,25 persen.

"Peluang kerja bagi TKI cukup terbuka. Hanya saja, kegagalan yang kerap dialami TKI adalah, pada faktor bahasa. Dari sisi bahasa, TKI masih di bawah Filiphina dan India," kata Konsul Jenderal Republik Indonesia di Sidney, Australia, Garry Yusuf, pada peserta Sosialisasi Pelayanan dan Perlindungan WNI dan BHI di Luar Negeri, di Hotel JW Marriot Surabaya.

Di depan peserta sosialisasi -- yang terdiri dari pejabat Disnakertransduk Provinsi Jawa Timur, perwakilan Disnakertransos kabupaten/kota, para Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS), LSM se-Jawa Timur -- itu, Garry menjelaskan, saat ini di Autralia ada sebanyak 500.000 pekerja asing, sedangkan jumlah TKI di Australia baru 1 persen atau 5.000 TKI.

Dari jumlah tersebut, kata Garry, 250 orang di antaranya TKI nurse (perawat) yang berada di seluruh negara bagian di Australia. Para TKI nurse ini bisa bekerja di Australia melalui kerjasama dengan PT Binawan untuk mendapatkan statusRegister Nurse (RN).

Garry menambahkan, perihal pekerjaan bagi TKI terampil di antaranya adalah,accounting. Untuk pekerjaan ini banyak digunakan oleh pelajar Indonesia di Australia, dan salah satunya kerap dipakai untuk mendapatkan izin tinggal permanen (pemanent residence). Hal yang sama juga terjadi di bidang Finance danManagement.

Sedangkan, untuk pekerjaan di bidang building danconstruction (bangunan dan konstruksi), kata Garry Yusuf yang pernah menjadi Wakil Duta Besar RI di Seoul, masih banyak diisi tenaga kerja dari China. Padahal, TKI terampil di bidang ini cukup berpeluang bisa bekerja di Australia. Kemudian pekerjaan computing dan IT, lanjut Garry, beberapa perusahaan dan pengusaha asal Indonesia di Australia yang telah berhasil saat ini, juga mengupayakan dapat memasukkan TKI.

Garry juga menjelaskan, bahwa untuk jenis pekerjaan di bidang perawat, sebetulnya merupakan peluang besar bagi TKI. Sebab, seluruh negara bagian di Australia saat ini sangat membutuhkan pekerja di bidang ini. "Untuk menjadi perawat di Australia, salah satu persyaratannya harus teregistrasi atau terdaftar pada badan pengawas perawat yang ada pada masing-masing negara bagian di Australia, seperti yang selama ini dilakukan kerjasama dengan PT Binawan itu," kata Garry.

Pada bagian lain, Garry menjelaskan, selain yang sudah lapor dan tercatat di perwakilan RI di Australia, sebetulnya masih banyak TKI yang bekerja secara non-prosedural di Australia. Mereka biasanya menggunakan visa kunjung atau turis untuk bisa berkerja di Australia. Adapun pekerjaan yang dilakukan para TKI non-prosedural atau ilegal ini seperti bekerja di perkebunan, sopir taxi, casual warker, dan beberapa jenis pekerjaan lainnya."Perwakilan RI di Australia sebetulnya sangat mengharapkan kepada para TKI non-prosedural ini dapat melaporkan diri. Namun, sejauh ini masih sedikit yang lapor," ungkap Garry.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Tenaga Terapis Autis di Bandung Masih Minim | Visijobs

Tenaga Terapis Autis di Bandung Masih Minim | Visijobs

(Visijobs-News) - Pemerhati kegiatan peduli anak penyandang autis mengeluhkan para terapis dan sekolah inklusi yang masih minim di Kota Bandung. Mereka berharap Pemkot Bandung memerhatikan persolan tersebut.

"Pemerintah memberi perhatian kepada sekolah-sekolah khusus bagi anak penyandang autis. Di Bandung saat ini sekolah inklusi jumlahnya dibawah 20, itu dikelola swasta. Sementara kami ingin sekolah inklusi berkembang di Bandung," ujar salah satu anggota Yayasan Yayasan Adi Temara, Ken Atik Saftiyaningsih Djatmiko.

Kebutuhan sekolah jenis tersebut sangat perlu, karena penderita autis terus meningkat. Namun, Ken tidak memiliki data pasti soal jumlah anak penyandang autis di Kota Bandung. "Selain itu, tenaga terapis juga minim. Terapis ini sangat banyak dibutuhkan untuk mendampingi khusus anak penyandang autis.

Pemkot Bandung berjanji memberikan solusi terbaik. "Ini akan jadi perhatian pemkot," jelas Sekda Kota Bandung Edi Siswadi. Edi menegaskan, menyediakan sekolah inklusi serta tenaga pengajar khusus bagi anak-anak autis perlu dilakukan. Memang saat kondisi tersebut sangat kurang.

"Maka itu harus disediakan guru-guru yang memenuhi kecapakan atau tahu cara menangani anak panyandang autis. Nanti perlu juga pelatihan dan pendidikan buat tenaga pengajar khusus itu. Kita akan alokasikan anggaran tersebut yang masuk anggaran pendidikan dan kesehatan," jelas Edi.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Dunia kekurangan Tenaga Bidan | Visijobs

Dunia kekurangan Tenaga Bidan | Visijobs

(Visijobs-News) - Lebih dari satu juta ibu dan bayi yang baru dilahirkan menemui ajalnya setiap tahun akibat komplikasi saat kelahiran, padahal kondisi itu mudah dicegah gara-gara kekurangan bidan di seluruh wilayah dunia terus berkembang.

Satu laporan baru dari Save the Children, yang disiarkan Jumat (1/4), menyatakan bahwa di negara kurang maju di dunia ada lebih separuh ibu melahirkan tanpa bantuan orang yang terlatih. Sementara itu, hanya dua persen kasus semacam itu terjadi di Inggris. Dan sebanyak dua juta perempuan menghadapi salah satu hari yang paling menakutkan selama hidup mereka.

Sebanyak 1.000 ibu dan 2.000 bayi yang baru dilahirkan meninggal setiap hari akibat kondisi tersebut. Sebanyak 350.000 lagi tenaga profesional terlatih diperlukan untuk menyelamatkan nyawa mereka, demikian antara lain isi laporan dengan judul Missing Midwives itu.

Dari delapan juta anak yang meninggal setiap tahun sebelum mereka berusia lima tahun. Bahkan, satu dari 10 anak tak sempat menyaksikan ujung hari pertamanya. Namun, bidan yang cuma menjalani pelatihan prosedur kelahiran selama delapan bulan, termasuk membuat bayi tetap hangat dan memberinya makan, dapat dengan cepat memangkas jumlah kematian bayi yang baru dilahirkan hingga lebih dari sepertiga di 68 negara yang menghadapi angka kematian bayi paling banyak, kata laporan tersebut.

Sejarah menunjukkan kematian itu dapat dihindari. Perdana Menteri Inggris David Cameron telah menyoroti bagaimana penerapan program kebidanan nasional di Inggris pada 1930-an mengurangi angka kematian ibu hingga 80 persen dalam waktu 15 tahun. Beberapa negara berkembang sekarang tengah berjuang untuk atau meraih dukungan guna melaksanakan program serupa.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta

Samsung Butuh 300 Karyawan Baru | Visijobs

Samsung Butuh 300 Karyawan Baru | Visijobs

(Visijobs-News) - Tak seperti Acer yang beberapa waktu lalu memangkas 10 persen karyawannya di China, sebagai produsen semikonduktor, Samsung justru membutuhkan banyak karyawan baru.

Seperti dikutip dari softpedia, Samsung Austin Semicondutor berencana melakukan rekrutmen 300 karyawan baru. Rencananya mereka bakal ditempatkan di posisi engineer dan teknisi dalam tujuh bulan ke depan selama 2011.

Langkah tersebut dilakukan Samsung untuk mengembangakan divisi riset mereka. Rencananya Samsung bakal lebih gencar memproduksi NAND flash memory chip. "Di 2010 kami memiliki lebih dari 600 karyawan. Sebagai bagian dari ekspansi, kami menargetkan punya 1700 karyawan," ujar Charmaine Winters, Senior HRD Manager Samsung Austin Semicondutor.

Seperti diketahui, Apple menjadi pelanggan utama Samsung di bidang ini. Tak heran sebagai produsen semikonduktor, Samsung makin meningkatkan kualitas mereka dalam persaingan industri yang kian ketat.

Berita ini ditayangkan di http://www.visijobs.com/beta